Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia
Sub Unit PGSD FIP Universitas Negeri Semarang

Minggu, 16 Juni 2013

setetes darah penyambung nyawa

Satu tetes darah anda berguna bagi sesama
Hari Rabu 12 Juni kemarin KSR Sub Unit PGSD FIP UNNES mengadakan kegiatan donor darah sebagai wujud dari kepedulian dan kemanusiaan serta pelaksanaan program dari divisi kesiap-siagaan. Kegiatan donor darah merupakan kegiatan rutin setap tiga bulan sekali. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Unit Donor Darah PMI Kota semarang.  Dengan peserta donor adalah seluruh civitas akademika kampus. Baik dari dosen, tata usaha dan utamanya mahasiswa sendiri.
Bisa dikatakan antusiasme civitas akademik PGSD FIP UNNES terhadap donor darah sangatlah tinggi dengan 88 Peserta calon pendonor, akan tetapi hanya 67 yang dinyatakan lolos seleksi donor. Karena mempertimbangkan berat badan, tinggi badan, tekanan darah dan kandungan hemoglobin dalam darah. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 13.00 WIB.  Menurut salah satu pendonor yaitu Mukhlis Addien (semester 4), donor darah sangat bermanfaat bagi kesehatan dan juga sebagai wujud kepedulian terhadap sesama manusia. Saya senanag dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, bila perlu sosialisainya lebih ditingkatkan lagi agar pendonor semakin banyak. Fasilitas saat donor juga ditingkatkan lagi. Agar tidak terjadi antrean saat donor. Yang semula hanya empat tempat pengambilan darah bisa ditambah lagi menjadi enam atau delapan. Karena mahasiswa di PGSD sendiri jumlahnya banyak.

                                                                                                                                   

Minggu, 02 Juni 2013

Talkshow Kanker Serviks


KANKER SERVIKS ??? HELATHY,WEALTHY AND HAPPINES
 
 

Kanker serviks, helathy,wealthy, and happines. Jargon diatas merupakan pembuka suasana yang mengawali kegiatan Talkshow kesehatan dengan tema Kanker Serviks yang diadakan KSR PGSD Sub Unit UNNES Semarang. Kegiatan yang baru saja dilaksanakakan pada tanggal 18 Mei 2013 bertempat di Gedung GSG Kampus PGSD UNNES Semarang, Jalan Beringin Raya 05 Wonosari Ngaliyan Semarang.

Talkshow kali ini menghadirkan pembicara dr. Ariosta narasumber dan Ibu Nur M. sebagai penderita kanker serviks. Kegiatan ini dihadiri oleh 163 peserta yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi PGSD ada juga delegasi undangan dari KSR kota Semarang seperti KSR POLTEKES, KSR UNDIP, KSR IKIP PGRI, dan yang lainnya. Kegiatan Talkshow ini tidak membatasi jender sebagai syarat peserta, karena pada kenyataannya ada beberapa mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan Talk Show ini.

Belakangan ini kanker serviks menjadi topik pembicaraan yang hangat di dunia kesehatan, hal ini disebabkan pertumbuhan penderita kanker ini di dunia yang mengalami kenaikan yang sangat tajam.hal inilah yang melatar belakangi KSR PGSD Sub UNIT UNNES memilih Kanker Serviks menjadi tema pada kegiatan Talk Show kali ini. Kegiatn in merupakan kegiatan rutin yang menjadi agenda tahunan di KSR PGSD Sub UNIT UNNES.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dimulai dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh sekretaris Jurusan PGSD beserta dosen pendamping KSR. Selanjutnya kegiatan Talk Show dimulai dengan penyampaian materi dari narasummber yang ada. Menurut penuturan dari Ibu Nur yang merumpakan penderita kanker serviks, gejala umum yang ia alami adalah berupa nyeri pada saat menstruasi, namun pada perkembangan selanjutnya menjadi semakin parah. Dan pada pemeriksaan secara medis di salah satu rumah sakit diketahui bahwa ia mengidap kanker serviks. Yang menarik dari ibu Nur ini adalah semnagat juang ibu Nur untuk tetap sembuh, menurut beliau motivasi dan dorongan dari keluarga sangat membantu proses penyembuhan, karena pada dasarnya orang yang sedang mengidap penyakit membutuhkan perhatian. Pengalaman nyata dari ibu nur ni membawa suasana menjadi haru biru, dan membuat peserta Talksow ikut merasakan apa yang dialami oleh ibu nur.

Selain dari ibu Nur, juga disampaikan pemaparan materi oleh dr. Ariosta yang menjadi narasumber utama. Kanker serviks merupakan pembunuh utama wanita nomor 1 di Indonesia. Berdasarkan peelitian hampir 20 orang meninggal tiap harinya di Indonesia disebabkan oleh kanker serviks. Kanker serviks yang menyerang perbatasan antara rahim dan vagina menjadi resiko yang tinggi untuk terserang virus HPV yang menjadi kambing hitam kanker serviks ini.

Kegiatan Talk Show semakin meriah dengan dibukanya termin tanya jawab. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan baik untuk ibu Nur maupun dr. Ariosta. Para peserta bertanya berkaitan dengan permaslahan yang sering dihadapi di kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kanker serviks serta mitos-mitos kesehatan mengenai alat reproduksi perempuan. Keseluruhan pertanyaan dapat terjawab dan mendapat apresiasi meriah dar peserta.

Kegiatan berakhir pada pukul 13.00 ditutup dengan penyerahan plakat dan kenang-kengan dari KSR PGSD Sub UNIT UNNES dan pembagian doorprize bagi para penanya.kegiatan serta penulisan golden motivation , berupa kata-kata mutiara sebagai motivasi agar menjaga kesehatan. Talk Show keehatan sangat bermanfat bagi mahasiswa/ mahasiswi untuk membuka kesadaran mereka akan pentingnya kesehatan. Dengan adanya talkshow seperti ini kedepannya akan menimbulkan kesadaran kesahatan yang baik bagi para peserta dan lingkungannya. Sehingga akan tercipta suartu iklim sehat yang baik dan mendukung program pencegahan Kkanker Serviks di Indonesia hingga dunia. Setidaknya slengkah kecil ini dapat membawa perubahan yang besar untuk dunia. Karena generasi muda adlah agen perubahan.





 
Oleh : Anisa Hana Pratiwi (Anggota Divisi Logistik)