Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia
Sub Unit PGSD FIP Universitas Negeri Semarang

Senin, 30 November 2015

PEDULI ODHA MELALUI KSR ON THE ROAD



Semarang, 29 November 2015 KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes mengadakan kegiatan KSR ON THE ROAD di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang. Kegiatan ini bertemakan "Perilaku Sehat dan Awal Pencegahan HIV dan AIDS" yang bertujuan untuk mensosialisasikan mengenai penyebab dan akibat dari HIV/ AIDS serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ODHA dengan tema "Perilaku Sehat dan Awal Pencegahan HIV dan AIDS". 

KSR On The Road dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap ODHA atau Orang Dengan HIV/ AIDS dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari fungsionaris KSR PGSD, perwakilan UKM PGSD Unnes, mahasiswa PGSD dan beberapa tamu undangan dari KSR Unit Unnes, KSR Unit Udinus KSR Unit UNDIP dan KSR Unit FKM. Kegiatan berlangsung di dua tempat yang berbeda, yaitu di sekitar simpang lima dan sepanjang jalan Pahlawan menuju Taman KB. Sepanjang perjalanan disuarakan orasi untuk menarik perhatian masyarakat sekitar. Selain sosialisasi dalam kegiatan ini juga diadakan penggalangan dana yang nantinya akan disalurkan kepada penderita HIV/AIDS melalui Yayasan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Semarang. 

Setelah melaksanakan orasi di dua rute yang berbeda, dilanjutkan acara pembacan puisi dan theatrikal mengenai ODHA yang sekaligus menjadi puncak acara KSR On The Road. Kegiatan ini mendapat antusiasme dari peserta dan masyarakat meskipun hujan deras melanda Simpang Lima. "Semoga dengan diadakan kegiatan ini dapat menyadarkan masyarakat bahwa yang perlu dijauhi itu virusnya bukan orangnya." Harapan ketua panitia KSR On The Road, Dodi Damara.





Sabtu, 28 November 2015

Talkshow Kesehatan HIV/AIDS

Semarang, 28 November 2015, KSR PGSD FIP Unnes mengadakan Latihan Rutin ke 5, sekaligus memperingati Hari HIV/AIDS sedunia. Peserta Latihan Rutin mengikuti serangkaian acara dengan antusias.
Acara dimulai dengan diadakannya apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta Latihan Rutin. Setelah apel pembukaan, fungsionaris mengumumkan pemenang dari lomba poster yang diadakan oleh fungsionaris KSR PGSD. Kemudian, kelompok yang menduduki peringkat 1, 2, dan 3 terbaik diminta untuk mempresentasikan hasil karya poster yang telah dibuat beserta anggota kelompoknya dalam bentuk orasi di hadapan seluruh peserta latihan rutin.
Setelah tiap pemenang mempresentasikan posternya, acara dilanjutkan dengan pementasan drama yang dibawakan oleh fungsionaris KSR. Pementasan drama ini juga dalam rangka sosialisasi pencegahan virus HIV / AIDS kepada peserta latihan rutin.
Setelah pementasan drama, acara dilanjutkan dengan acara inti dari latrut kali ini, yaitu Talkshow Kesehatan Remaja, dengan pembicara Dinu Rahman dari PMI Kota Semarang. Ia menyampaikan, apa itu virus HIV, bagaimana alur seseorang yang tertular virus, dan mengapa kita harus berhati-hati terhadap virus ini. Antusiasme peserta nampak dari datangnya berbagai pertanyaan yang dapat terjawab dengan jelas oleh utusan dari PMI Kota Semarang ini.
https://1.bp.blogspot.com/-FkQC4hB4yGM/VlmHaBdqx7I/AAAAAAAAA_U/BTqz4E_ABU0/s320/12294776_1012892558770390_385666012016228061_n.jpg

Sebagai penutup, dari fungsionaris juga memberikan kenang-kenangan kepada beliau dan hadiah kepada mereka yang telah mengajukan pertanyaan.
Dengan diadakannya apel penutupan, berakhir pula serangkaian acara di hari ini. Namun, ini bukanlah akhir dari semuanya, karena masih banyak cerita yang perlu digoreskan, dan dicatat agar tetap terkenang. SIAMO!!

Minggu, 15 November 2015

MELATIH JIWA RELAWAN DENGAN SIMULASI BENCANA



Semarang, Minggu 15 November 2015 KSR PGSD Unnes mengadakan kegiatan Thunder (Training of Humanity and Leadership) dengan materi Rapid Assesment, Triage dan Simulasi Bencana. Materi Rapid Assesment dan Triage disampaikan oleh fungsionaris KSR PGSD.
Setelah materi peserta dibagi menjadi beberapa Tim Simulasi diantaranya Korlap (Koordinator Lapangan), Tim Korban, Tim Triage, Tim Penolong serta Tim Evakuasi untuk mempersiapkan kegiatan simulasi bencana yang akan dilakukan. Simulasi bencana bertujuan untuk mengevaluasi materi-materi yang sudah diberikan kepada peserta selama mengikuti kegiatan Thunder.
                  Dalam kegiatan Simulasi Bencana terdapat berbagai macam kasus luka yang melatih kemampuan peserta untuk menangani korban dengan teknik Pertolongan Pertama dan teknik evakuasi secara tepat. Diharapkan dengan Simulasi Bencana peserta dapat tanggap dengan keadaan sekitar.


PENANGANAN KEDARURATAN DENGAN GS DAN EVAKUASI


Semarang, 15 November 2015 KSR PGSD Unnes mengadakan kegiatan latihan rutin keempat untuk seluruh mahasiswa semester satu bertempat di Auditorium kampus PGSD Unnes. Materi yang disampaikan yaitu, Gangguan Sistem (GS) dan Evakuasi.
Gangguan sistem meliputi gangguan pernapasan (asma dan cidera dada), Gangguan sirkulasi (syok, pinsan, dan serangan jantung), Gangguan kesadaran (cidera kepala dan epilepsi), dan Keracunan.
       Materi kedua mengenai beberapa teknik evakuasi diataranya tarikan langsung, tarikan bahu, tarikan lengan, menjulang, membopong, memapah, menggendong. Dan dikenalkan berbagai macam tandu.
       Setelah penyampaian materi selesai dilanjutkan dengan sharing kelompok bersama pendamping. Melalui sharing kelompok peserta dapat menanyakan materi yang belum dipahami. Setelah sharing setiap kelompok mengerjakan TTS mengenai GS dan Puzzle teknik evakuasi.
Peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan terbukti dengan banyaknya peserta yang praktek kedepan. Dengan adanya materi ini diharapkan peserta dapat menerapkan dalam kehidupan.

Minggu, 01 November 2015

Siaga Bencana dengan VCA - PRA



Semarang, 1 November 2015 pukul 13.00 WIB KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes mengadakan Thunder (Training Humanity and Leadership) yang ketiga dengan materi VCA / PRA di auditorium PGSD FIP Unnes. Pemateri thunder ketiga dari PMI Kota Semarang oleh Bambang.
Apa itu VCA  ? VCA (Vulnerability and Capacity Assessment) adalah pengumpulan informasi yang akan digunakan oleh pihak internal maupun eksternal untuk mengambil keputusan untuk perencanaan pengurangan resiko bencana. Sedangkan  PRA (Participatory Rural Appraisal) merupakan pendekatan dan metode yang digunakan untuk menganalisis masalah kehidupan dalam rangka merumuskan perencanaan bencana dan kebijakan secara nyata yang memungkinkan partisipasi dari masyarakat.
Peserta terlihat aktif dalam mengikuti kegiatan, mulai dari apersepsi dengan permainan "jadikan aku simpananmu" dimana peserta diminta mempromosikan suatu benda untuk dibawa saat bencana, banyaknya mahasiswa yang bertanya tentang materi yang disampaikan,    serta keaktifan  saat praktek membuat pemetaan bencana. Dengan adanya pelatihan mengenai VCA PRA diharapkan mahasiswa dapat mengetahui  perencaan untuk mengurangi resiko bencana.