Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia
Sub Unit PGSD FIP Universitas Negeri Semarang

Minggu, 31 Januari 2016

BERAKSI DALAM DIKLATSAR


Minggu, 31 Januari 2016 pelaksanaan Diklatsar dan Gladi Tangguh hari keenam. Peserta masih tampak semangat dan antusias dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh PMI Provinsi Jawa Tengah dan PMI Kota Semarang.
Pelaksanaan masih dilaksanakan dalam dua ruang yang berbeda, yaitu ruang Auditorium dan Gedung Serba guna kampus PGSD Unnes. Materi yang disampaikan pada hari ini, antara lain Logistik dan Posko, Pengantar DM dan Assesment, EWS dan PRB, serta Evakuasi dan Transportasi. Materi disampaikan secara bergantian di ruang auditorium dan GSG.
Di ruang Auditorium materi mulai disampaikan pukul 07.30 WIB - 09.30 WIB dengan materi Pengantar DM dan Assesment. Dilanjutkan dengan materi Logistik dan posko pada pukul 09.30 WIB – 12.00 WIB. Dan pada siang hari dilanjutkan dengan materi EWS dan PRB pada pukul 13.00 WIB -14.30 WIB. Pada pukul 14.30 WIB -16.00 WIB dilanjutkan dengan materi Evakuasi dan Transportasi.  
Sedangkan di ruang GSG materi pertama yang disampaikan yaitu Logistik dan Posko yang dimulai pada pukul 07.30 WIB – 09.30 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan materi Pengantar DM dan Assesment  pada pukul 09.30 WIB – 12.00 WIB. Siang harinya materi yang disampaikan yaitu Evakuasi dan Transportasi pukul 13.00 WIB – 14.30 WIB.  Pada pukul 14.30 WIB – 16. 00 WIB EWS dan PRB merupakan materi terakhir yang disampaikan di ruang GSG.


Sebagai akhir kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 peserta mengerjakan soal post test yang telah disediakan oleh panitia. Semoga dengan materi hari ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman peserta.



Sabtu, 30 Januari 2016

GELORA SEMANGAT DIKLATSAR



Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 memasuki hari ke lima nih, tema hari sabtu yang cerah ini adalah semangat Diklatsar menggebu-gebu.  Kampus PGSD Unnes yang seharusnya sudah sepi karena libur semester masih diramaikan oleh kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh yang diselenggarakan oleh KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes selama 10 hari. (sabtu, 30/1 2016). Masih sama dengan hari-hari sebelumnya, Diklatsar dan Gladi Tangguh ini dilaksanakan dalam dua ruangan yaitu di Auditorium dan di GSG PGSD Unnes.
Materi pertama untuk ruang satu dimulai pukul 07.30 – 12.20 WIB yaitu tentang perdarahan, dan cedera jaringan lunak, syok, luka bakar yang di isi oleh Pak Mugiyanto yang berisi berbagai macam pendarahan dan cara penanganannya, lalu penanganan korban syok dan juga penanganan luka bakar sesuai dengan seberapa parah lukanya. Peserta diklatsar sangat bersemangat sekali dalam mendengarkan materi yang di berikan, itu terbukti karena banyaknya peserta yang bertanya maupun berpartisipasi untuk mempraktikan beberapa langkah penanganan luka.
Pada waktu yang sama, peserta diklatsar yang ada diruang dua belajar mengenai PP Dasar, BHD dan RJP yang diisi oleh bapak Danang. Peserta diajarkan mengenai bagaimana cara memberikan pertolongan pertama. Tidak kalah antusiasnya dengan ruangan pertama, pada ruang kedua peserta juga aktif bertanya dan ikut mempraktikan di depan. Setelah pemberian materi pertama baik ruang pertama maupun ruang kedua, peserta diberi waktu istirahat, untuk sholat dan makan siang.
Tepat pukul 13.10 WIB peserta mulai berdatangan ke kampus untuk melanjutkan kegiatan Diklatsar dan Gladitangguh 2016. Untuk materi Ruang 1 diisi mengenai cidera jaringan lunak dan pembidaian yang disampaikan secara luar biasa oleh Bapak Djatmiko. Materi kali ini peserta diajarkan mengenai cara menangani beberapa cidera dan beberapa prinsip pembidaian. Sedangkan pada ruang kedua diisi oleh Bapak Didik mengenai Triage.
Sesuai dengan temanya hari ini, semangat yang menggebu-nggebu dari peserta Diklatsar tetap terjaga sampai di penghujung acara sore ini. “Semangat menimba ilmu, nikmati setiap prosesnya dan semangat siamo!!” pesan Farizqo, anggota luar biasa KSR PGSD Unnes.

Jumat, 29 Januari 2016

BERSAMA KSR PGSD UNNES KITA BERBAGI

Semarang, 29 Januari 2016  KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes mengadakan Bakti Sosial di dua tempat yaitu Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Riyadus Sholihin Al Islamy di Gunung Pati serta Panti Asuhan Sultan Fatah di Wonosari Mangkang.
            Anak asuh yang ada di Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Riyadus Sholihin Al Islamy  sebanyak 100 anak yang berasal dari berbagai daerah di Indoneisia. Sedangkan anak asuh yang ada di Panti Asuhan Sultan Fatah sebanyak 75 anak asuh.  Dua panti asuhan ini berbasis pesantren, dimana anak asuh nya selain diajarkan mengenai ilmu formal juga diberikan pengetahuan mengenai ilmu keagamaan.
Bakti Sosial ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya oleh  KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes yang masih satu rangkaian dengan kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh. Bantuan yang diberikan berupa peralatan sekolah, sembako dan uang tunai. Peralatan sekolah yang diberikan buku, pensil, pulpen, buku cerita sedangkan bahan sembako berupa beras, gula, susu, teh, roti, dan mie instan. Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan yang diberikan oleh peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 dan para Fungsionaris KSR PGSD UNNES.
“Bantuan yang diberikan mungkin tidak terlalu besar, tetapi paling tidak bisa membantu meringankan beban dan bermanfaat bagi  anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan ”. Ujar Abtadi Tris Hamdani, Komandan KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes saat penyerahan bantuan ke Panti Asuhan Sultan Fatah.
Perwakilan pengasuh Panti Asuhan Sultan Fatah, Bapak Anam mengungkapkan ucapan terimakasih atas semua bantuannya yang sudah diberikan “Semoga mahasiswa PGSD UNNES diberikan kemudahan dalam perkuliahannya dan mendapatkan balasan yang setimpal dari Tuhan yang Maha Esa” ungkapnya.

Bakti sosial ini dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa PGSD tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga bisa menumbuhkan rasa saling mengasihi dan berbagi kepada sesama. Kami selaku fungionaris KSR Sub Unit PGSD FIP Unnes mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT.

Kamis, 28 Januari 2016

GEMA DIKLATSAR KSR PGSD UNNES

Semarang, 28 Januari 2016 kegiatan Diklatsar dan Gladitangguh masih menggema di Kampus PGSD FIP Unnes. Peserta masih bersemangat dan antusias mengikuti hari ketiga Diklatsar ini. Masih sama dengan hari-hari sebelumnya, Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 yang dilaksanakan oleh KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes terbagi menjadi dua ruangan. Ruang pertama berada di auditorium dan Ruang kedua berada di Gedung Serba Guna (GSG) PGSD Unnes.
Materi pertama untuk Ruang satu dimulai pukul 07.30 – 12.20 WIB yaitu tentang PP dasar, BHD, dan RJP yang diisi oleh Bapak Danang dari PMI Kota Semarang. Peserta diajarkan mengenai bagaimana cara memberikan pertolongan pertama. Tidak kalah antusiasnya dengan ruangan pertama, pada ruang kedua peserta belajar mengenai perdarahan dan syok cedera jaringan lunak bersama Bapak Mugiyanto. Setelah pemberian materi pertama baik ruang pertama maupun ruang kedua, peserta diberi waktu istirahat, untuk sholat dan makan siang.
Setelah pukul 13.10 WIB peserta mulai berdatangan ke kampus untuk melanjutkan kegiatan Diklatsar dan Gladitangguh 2016. Untuk materi Ruang 1 diisi mengenai triage yang disampaikan secara luar biasa oleh Bapak Didik. Materi kali ini peserta sangat antusias karena sebagian besar peserta Diklatsar sudah mempunyai pengetahuan tentang triage, jadi dalam Diklatsar ini mereka dapat lebih mendalaminnya.
Hal berbeda terjadi di ruang 2, materi mengenai cidera jaringan lunak dan pembidaian diisi oleh Meilani dan Ronio fungsionaris KSR PGSD Unnes. Materi ini yang seharusnyaa diisi oleh pemateri dari PMI Kota Semarang, karena ada keperluan yang tidak dapat ditinggalkan, maka harus digantikan oleh fungsionaris KSR PGSD.  Hal tersebut tidak mempengaruhi semangat dan antusiasme peserta dalam mengikuti Diklatsar hari ke empat ini.

Seperti biasa, diklastar hari ini ditutup dengan post test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diterima. “Semoga diklatsar hari ke empat ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Tetap jaga kesehatan dan semangat ya” ujar Rakhmat, ketua panitia Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016. Siamo!!

Rabu, 27 Januari 2016

DIKLATSAR SEMANGAT MAJU TANPA RAGU



Rabu, 26 Januari 2016 kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh KSR SUB UNIT PGSD FIP UNNES telah berjalan dengan lancar di hari ke- 3 ini. Semangat para peserta masih menggebu di hari ke-3 ini. Peserta masih dibagi menjadi 2 ruangan seperti hari kemarin. Ruang 1 berada di auditorium dan Ruang 2 berada di Gedung Serba Guna. Hal tersebut dilakukan agar materi yang disampaikan dapat diterima secara efektif oleh peserta. Seperti biasanya kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 dimulai pukul 07.00-07.30 WIB pengkondisian serta presensi. Untuk hari ke-3 ini, dari sie kegiatan mebacakan kembali tata tertib selama mengikuti Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 untuk menekankan kembali agar para peserta lebih patuh.
Materi untuk Ruang 1 dimulai pukul 07.30-09.30 WIB materi pertama tentang Pendidikan Remaja Sebaya yang diisi oleh Pak Dinu Rahman dari PMI Kota Semarang. Pendidikan Remaja Sebaya ini merupakan materi yang sangat cocok untuk para peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 karena melatih pola hidup yang baik dan bebas dari pergaulan bebas. Selain itu, Pak Dinu juga mengajak peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 untuk berdiskusi dengan kelompoknya, berlatih bekerja sama seperti menggambar temannya di selembar kertas untuk didata biodatanya. Sehingga kegiatan tersebut terlihat jalinan kerjasama anatar kelompok.
Untuk materi yang kedua pukul 09.30-12.20 WIB yaitu Donor Darah yang diisi oleh dr. Hilda Eka Yulianti dari UDD. Materi Donor Darah merupakan salah satu kegiatan yang 3 bulan sekali dilakukan oleh KSR SUB UNIT PGSD FIP UNNES. Para peserta sangat antusias mengenai materi ini sehingga banyak yang tanya lebih mendalam mengenai donor darah. Akan tetapi materinya yang sedikit membuat waktu yang dijadwalkan panitia masih sisa 1 jam. Namun, hal tersebut bisa disiati oleh sie acara dengan ice breaking sehingga para peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 tidak bosen.
Sedangkan materi yang pertama untuk Ruang 2 pukul 07.30- 12.20 WIB adalah Anatomifaal yang disampaikan oleh dr. Adi Kuntoro. Anatomifaal ini materi yang sangat banyak dan membutuhkan waktu yang lama karena materinya banyak. Materi tersebut diantaranya mempelajari susunan tubuh manusia, keracunan, dan farmakologi. Akan tetapi materi ini sangat menarik bagi para peserta antusiasnya juga tidak kalah dengan yang di Ruang 1.
Setelah materi di kedua ruang yaitu di Auditorium dan Gedung Serba Guna sama-sama selesai pukul 12.20 WIB, maka para peserta di beri waktu istirahat, sholat, dan makan. Ada beberapa peserta yang memilih sholat dan makan di kampus, dan ada pula yang pulang. Kegiatan baru akan dimulai lagi pukul 13.20 WIB.
Tepat pukul 13.20-16.00 WIB, Ruang 1 dan Ruang 2 dimulai lagi kegiatannya. Ruang 1 materi tentang RFL (Restoring Family Link) yang disampaikan oleh Ratih Dwi Angraynie M.Si. Restoring Family Links ini merupakan materi mengenai pemulihan hubungan keluarga. Jadi, banyak hal yang bisa diambil oleh para peserta didik mengenai materi yang disampaikan oleh pemateri. Contohya apabila ada anggota keluarga yang hilang.
Sedangkan untuk Ruang 2 materinya ialah Perawatan Keluarga yang diisi oleh Pak Hermanto. Materi Perawatan Keluarga yang sangat menarik untuk dipelajari karena para peserta yang sudah mendapatkan materi dan pelatihan tentang Perawatan Keluarga bisa menerapkannya di rumah untuk merawat anggota keluarga yang sakit. Para peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016 sangat antusias sekali untuk materi ini banyak yang bertanya untuk memperdalam mengenai perawatan keluarga yang baik. Prosedur pelaksanaan Perawatan Keluarga sangat diperhatikan oleh para peserta dengan seksama karena ketertarikan mereka terhadap materi tersebut.
Semoga materi-materi yang sudah disampaikan bisa diterima dengan baik dan seksama oleh para peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh 2016  serta bisa menerapkannya di kehidupan mereka dengan baik  dalam kesehariannya.

Selasa, 26 Januari 2016

MENGGAPAI ASA DI HARI KEDUA DIKLATSAR DAN GLADI TANGGUH 2016

Semarang, 26 Januari 2016 KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP UNNES melaksanakan Diklatsar dan Gladi Tangguh pada hari kedua. Kali ini, peserta dibagi menjadi 2 ruangan agar materi yang disampaikan menjadi lebih efektif dan efisien. Ruang pertama berada di Auditorium PGSD FIP Unnes dan kedua di Ruang Laboratorium Seni Tari PGSD FIP Unnes. Jadi, konsep ruang pada hari ini berbeda dengan hari pertama yang hanya terdapat satu ruang yaitu Auditorium PGSD FIP Unnes.
Seperti hari sebelumnya, kegiatan pada hari kedua masih diisi dengan pembekalan materi mengenai Kepalangmerahan dan Kesehatan. Kegiatan dimulai pukul 07.30-16.30 WIB. Untuk peserta di Auditorium dibekali materi mengenai Anatomi Faal, Keracunan dan Obat, serta Perawatan Keluarga. Untuk materi Anatomi dan Faal disampaikan oleh dr. Adi Khuntoro, materi disampaikan mulai pukul 07.30-09.30 WIB. Anatomi Faal merupakan sebuah ilmu yang  mempelajari tentang susunan tubuh, bentuk tubuh, dan fungsi bagian dari alat  atau jaringan tubuh. Pada pukul 09.30-12.20 WIB  dilanjutkan dengan materi Keracunan dan Obat oleh pemateri yang sama. Setelah pemaparan materi tersebut, peserta diberikan waktu untuk ishoma selama 60 menit. Pada siang harinya, kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Perawatan Keluarga (PK) oleh Bapak Harmanto pada pukul 13.20-16.00 WIB. Pada materi ini, peserta tidak hanya mendengarkan dan mencatat materi saja tetapi juga ikut praktik.
Tak kalah serunya dengan ruang pertama, peserta di ruang Laboratorium Seni Tari PGSD FIP Unnes berdiskusi bersama mengenai Donor Darah, Kesehatan Remaja dan Restoring Family Links (RFL). Untuk materi donor darah disampaikan oleh perwakilan UDD Kota Semarang yaitu Ibu Eny Mulyani pada pukul 07.30-09.30 WIB. Pada materi ini, peserta sangat antusias mendengarkan dan bertanya mengenai pengalaman mereka saat mengikuti donor darah.
Materi yang selanjutnya juga tidak kalah serunya, yaitu materi tentang Kesehatan Remaja yang dimulai pukul 09.30-12.20 WIB. Materi ini disampaikan dengan luar biasa oleh Bapak Dinu Rahman. Setiap kelompok diminta untuk berdiskusi mengenai penularan HIV dengan media kartu. Peserta sangat senang dan antusias karena ini merupakan materi yang baru diterimanya. Untuk materi terakhir diruang dua yaitu Restoring Family Links (RFL) oleh Ibu Ratih Dwi Anggraini mulai pukul 13.20-16.00 WIB.
Kegiatan Diklatsar dan Gladi Tangguh KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP Unnes pada hari kedua baik diruang 1 maupun 2 berlangsung lancar dan disertai dengan beberapa pertanyaan dari peserta mengenai materi yang telah disampaikan oleh pihak PMI. Pada akhir kegiatan dilakukan post test selama 30 menit tentang materi yang sudah disampaikan oleh pemateri dari awal sampai akhir. Post test ini bertujuan untuk mengetest pemahaman peserta tentang materi hari ini. Jadi, setiap hari peserta diwajibkan untuk mencatat semua materi yang sudah disampaikan oleh pemateri dan jawaban  post test pada buku catatan. Buku tersebut dikumpulkan dan kemudian dikoreksi oleh panitia. Pada keesokan harinya buku dikembalikan lagi ke peserta. Kegiatan ini berlaku setiap hari.

Peserta tampak antusias untuk menerima materi baru mengenai Kepalangmerahan dari pemateri-pemateri yang sudah handal pada bidangnya masing-masing. Jadi, diharapkan peserta dapat memahami materi tersebut dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Menurut saya, kegiatan Diklatsar hari ini lebih kondusif dibandingkan dengan hari pertama karena ruangannya dibedakan, jadi lebih efektif dalam menerima materi.” Ucap Dita Ayu salah satu peserta Diklatsar dan Gladi Tangguh KSR PMI Sub Unit PGSD FIP Unnes.

Senin, 25 Januari 2016

SELAMAT DATANG PARA CALON PENDIDIK YANG BERJIWA RELAWAN





Senin, 25 Januari 2016 KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP Unnes mengadakan kegiatan DIKLATSAR DAN GLADI TANGGUH 2016. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan pendidik yang berjiwa relawan. Diklatsar ini dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari senin tanggal 25 Januari 2016 sampai dengan hari kamis 4 Februari 2016.
Pembukaan  DIKLATSAR DAN GLADI TANGGUH 2016 ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Bapak Surachman selaku perwakilan dari PMI Kota Semarang. Sebelum masuk ke materi, peserta mengerjakan soal pretest yang disiapkan oleh panitia. Materi yang diberikan kepada peserta pada hari pertama, antara lain Sejarah Gerakan Kepalangmerahan, Prinsip dan Lambang Kepalangmerahan, HPI, code of conduct, Dinamika Kelompok serta Community Based Program. Materi disampaikan oleh PMI Kota Semarang.
Peserta terlihat antusias terhadap materi yang disampaikan. Terlebih saat materi Dinamika Kelompok. Melalui DIKLATSAR DAN GLADI TANGGUH 2016 diharapkan dapat menambah ilmu kepalangmerahan kepada mahasiswa PGSD yang nantinya menjadi seorang guru SD.