Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia
Sub Unit PGSD FIP Universitas Negeri Semarang

Senin, 28 November 2016

KSR ON THE ROAD



Artikel HIV / AIDS
Semarang, 26 November 2016


HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. AIDS sebenarnya penyakit yang berasal dari Negara Afrika dan hanya terdapat pada kera, dan tanpa disadari virus HIV tersebut menular ke manusia dan dari situlah virus HIV menyebar ke berbagai negara. Sampai sekarang ini masih banyak kasus HIV/AIDS di berbagai negara, mungkin karena kurangnya pengetahuan penduduknya atau karena penduduknya yang menganggap penyakit HIV/AIDS hanya penyakit biasa saja.
KSR Sub Unit PGSD FIP Unnes mengadakan Sosialisasi Hiv/Aids dalam acara Ksr On The Road (OTR) pada tanggal 26 November 2016 yang bertempat di Simpanglima Semarang. Melalui persembahan Teatrikal dari kami diharapkan masyarakat memiliki gambaran atau pun pengetahuan tentang HIV. Bahwasannya HIV tidak akan membuat kita menjadi penjahat dan HIV bukan kutukan pembawa sial akan tetapi mereka para Odha (Orang dengan HIV Aids) membutuhkan kita, butuh dekapan kita dan butuh perhatian kita. Mari semua kita bersama menghapus perlakuan diskriminasi jika ingin Negeri ini terbebas dari HIV.
Di Indonesia masih banyak kasus HIV/AIDS, dan pada tahun 2014 negara Indonesia  mendapat rapor merah dari The Joint United Nation Program On HIV/AIDS (UNAIDS). Indonesia mendapat rapor merah karena dianggap kurang memperhatikan pasien-pasien penderita penyakit HIV/AIDS dan kematian penderita penyakit HIV/AIDS di Indonesia masih tinggi. Sampai saat ini Indonesia juga merupakan negara dengan kasus HIV/AIDS yang tinggi karena tiap tahunnya kasus HIV/AIDS di Indonesia selalu meningkat.
Penyakit HIV tidak hanya menular pada orang dewasa saja, tetapi penyakit HIV juga menular kepada anak kecil sejak anak tersebut masih dalam kandungan. Penyakit HIV/AIDS menular kepada anak kecil di karenakan orangtua nya menderita HIV/AIDS. Akan tetapi banyak orang tua tidak mengetahui bahwa dia menderita penyakit HIV/AIDS, dan ada juga orang tua yang membiarkan penyakit tersebut. Sehingga anaknya juga menderita penyakit yang mereka derita.
Masyarakat Indonesia masih banyak yang kurang memiliki pengetahuan tentang bahayanya terkena HIV/AIDS dan menyebabkan masih banyak orang yang terkena atau pun menderita penyakit HIV/AIDS. Dan ada juga kesalahan yang tidak di inginkan misalnya, penularan dari pasien ke perawat juga sering terjadi, dikarekan perawat tersebut kurang berhati-hati dalam merawat pasien penderita HIV/AIDS.
Ada pun gejala yang dapat disebabkan oleh penyakit HIV/AIDS diantaranya infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan, pembengkakan kelenjar getah bening diseluruh tubuh (dibawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha), dan menurunnya berat badan secara drastis dikarenakan sistem kekebalan tubuh menurun semua itu disebabkan oleh virus HIV/AIDS yang telah menyebar ke seluruh tubuh dan mengakibatkan terjadinya infeksi diorgan tertentu contohnya infeksi jaringan kulit rambut.
Cara mencegah HIV/AIDS ialah dengan kita melakukan penyuluhan kepada masyarakat terutama pada anak usia remaja, karena anak usia remaja sangat mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. Dan anak usia remaja merupakan bibit kita untuk merubah bangsa ini di kemudian hari. Dengan kita melakukan penyuluhan kepada masyarakat sama saja kita sudah mengurangi angka penderita HIV/AIDS dan lebih utamanya kita sudah mengurangi angka kematian akibat penyakit HIV/AIDS.
JAUHI VIRUSNYA BUKAN ORANGNYA !!!

Sabtu, 26 November 2016

SHARING KESEHATAN HIV/AIDS

(Sabtu, 26 November 2016). KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP Unnes mengadakan latihan rutin yang ke 5. Latihan rutin sekaligus sharing kesehatan tentang HIV AIDS diadakan untuk memperingati hari HIV AIDS yang jatuh pada tanggal 1 Desember. Sebelum memulai kegiatan latrut seperti biasa diadakan apel pembukaan dan berdoa bersama. Kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi dari 3 kelompok peserta latihan rutin. 3 kelompok tersebut adalah kelompok terpilih yang telah memenangkan lomba membuat poster yang bertema HIV AIDS. Kelompok yang terpilih mempresentasikan hasil karyanya dalam bentuk orasi dihadapan seluruh peserta latihan rutin. Kelompok yang mendapatkan juara adalah kelompok scabies, lipomastitis, dan karsinomatosis.
Acara dilanjutkan dengan pementasan drama yang dibawakan oleh fungsionaris KSR. Drama yang berjudul “Balada Bergilirnya Cinta” berisikan tentang sosialisasi penularan HIV/AIDS kepada peserta latihan rutin. Kemudian acara inti dari latrut 5 adalah sharing kesehatan HIV/AIDS oleh Bapak Danang Bhaskoro Aji dari PMI dan rekannya Bapak Maruli dari sebagai narasumber. Materi yang didiskusikan yaitu tentang penyebab HIV, cara penularan HIV/AIDS, pergaulan remaja, dan cara pencegahan HIV/AIDS. Dalam sharing tersebut diselipkan nasihat untuk menjadi remaja yang baik dan merangkul ODHA (Orang Dengan HIV/ADS). Pesrta latihan rutin sangat antusias mengikuti sharing dan banyak diantara mereka yang mengajukan pertanyaan seputar HIV/AIDS. Sharing diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber dan peseta yang mengajukan pertanyaan.
Setelah serangkaian kegitan latihan rutin 5 selesai, peserta dikondisikan untuk melaksanakan apel penutupan. Tidak sampai disini, KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP Unnes masih mempunyai banyak agenda kegitan. Akan lebih banyak lantunan cerita menarik dan goresan kenangan indah yang kami berikan. Semangat, SIAMO!



Sabtu, 19 November 2016



SELEKSI CALON FUNGSIONARIS KSR PMI Sub Unit PGSD FIP UNNES ANGKATAN XXXI
Sabtu, 19 November 2016 KSR PGSD Unnes melaksanakan seleksi calon fungsionaris KSR PGSD Unnes angkatan XXXI. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari pukul 06.45 sampai dengan 13.15. Peserta seleksi calon fungsionaris KSR PGSD Unnes ini berjumlah 63 mahasiswa yang terdiri dari angkatan 2015 dan angkatan2016
Dalam kegiatan tersebut, peserta calon fungsionaris mengikuti tahapan-tahapan kegiatan yang telah disusun oleh panitia. Peserta calon fungsionaris menempuh serangkaian pos-pos untuk menguji pengetahuan yang dimilikinya tentang Kepalangmerahan. Pos-pos tersebut diantaranya pos tertulis yang berisikan pengetahuan umum yang berkaitan dengan kePMIan, pos kesehatan, pos ganguan system, pos pertolongan pertama, pos perawatan keluarga, dan pos evakuasi.
Peserta seleksi calon fungsionaris mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat antusias. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan pemilahan bibit calon fungsionaris KSR PGSD Unnes angkatan XXXI yang memiliki jiwa relawan serta komitmen yang tinggi untuk menjadikan KSR PGSD lebih maju.
Semoga dengan diadakannya seleksi calon fungsionaris ini, dapat menjadikan langkah awal untuk menuju KSR PGSD yang lebih baik, dan solid.